Sabtu, 10 Januari 2015
Selasa, 11 November 2014
MANUSIA DAN CINTA KASIH
|
|
PENGERTIAN CINTA KASIH
11.02
Menurut kamus bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta kasih dapat di artikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang di sertai dengan menaruhbelas kasihan. Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cintamerupakan landasan dalam perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab.
Demikian pula cinta adalah pengikat umat dengan Tuhan-Nya agar manusia dapat menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahnya dan berpegang teguh pada syariatnya. Pengertian tentang cinta yang dikemukakan oleh Dr. Sarlito W Sarwono adalah cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan.yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, dan tidak mau pergi dengan orang lain, kalau janji dengan dia harus ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia. Unsur yang kedua adalah keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Kemesraan, yaitu adanya rasa ingin membelai/dibelai, rasa kangen kalau jauh/lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang, dan seterusnya.
Menurut Dr. Abdullah Nasih Ulwan dalam bukunya management cinta.Cinta adalahperasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.
Cinta memiliki 3 tingkatan :
- Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, rasulullah dan berjahad di jalan Allah.
- Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami&kerabat.
- Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta&tempat tinggal.
Hakekat cinta menengah adalah suatu energi yang datang dari perasaan hati dan jiwa.Cinta tingkat terendah adalah cinta yang paling keji, hina, dan merusak kemanusiaan.
Karena itulah ia cinta rendahan. Bentuknya beraneka ragam misalnya:
- Cinta kepada thagut
- Cinta berdasarkan hawa nafsu
- Cinta yang lebih mengutamakan kecintaan pada orang tua, anak, istri,perniagaan dan tempat tinggal.
ARTI CINTA MENURUT PANDANGAN AGAMA
11.02
Salah satu dari sifat-Zat Tuhan adalah cinta. Cinta yang juga bisa berarti menyukai sesuatu merupakan sifat yang juga selain dimiliki selain Tuhan. Secara kasar kita dapat membagi cinta menjadi dua bagian pokok: cinta karena kebutuhan, dan cinta karena yang dicintai adalah kebaikan dan keindahan. Maksud dari bagian pertama (cinta karena kebutuhan) ialah kecintaan yang didasarkan atas imbal balik. Yakni suatu kecintaan yang dibangun di atas pamrih, pribadi dan demi mengejar sesuatu yang dapat mendatangkan keuntungan dan kemuliaan yang diinginkan.
Bagian pertama ini (cinta karena kebutuhan) juga memiliki dua bagian pula yaitu sementara dan abadi. Kecintaan kepada anak, istri, teman dan harta benda lainnya merupakan cinta yang bersifat pamrih dan sementara. Pamrih disini tidak harus berupah materi. Kelezatan dan kebahagian dari cinta, dapat dijadikan dalil dalam masalah ini. Boleh tidaknya dan baik tidaknya atau dimana boleh dan baik dan dimana boleh dan tidak baik, merupakan pembahasan yang berada di luar jangkaun kami. Dalam filsafat yang lebih luas, dalam etika atau syariat, masalah-masalah itu lebih dirinci lagi.
Yang menjadi permasalahan kita sekarang adalah membahas bentuk dan macam-macam cintasecara filosofis.
Bagian pertama ini (cinta karena kebutuhan) juga memiliki dua bagian pula yaitu sementara dan abadi. Kecintaan kepada anak, istri, teman dan harta benda lainnya merupakan cinta yang bersifat pamrih dan sementara. Pamrih disini tidak harus berupah materi. Kelezatan dan kebahagian dari cinta, dapat dijadikan dalil dalam masalah ini. Boleh tidaknya dan baik tidaknya atau dimana boleh dan baik dan dimana boleh dan tidak baik, merupakan pembahasan yang berada di luar jangkaun kami. Dalam filsafat yang lebih luas, dalam etika atau syariat, masalah-masalah itu lebih dirinci lagi.
Yang menjadi permasalahan kita sekarang adalah membahas bentuk dan macam-macam cintasecara filosofis.
Kecintaan yang bersifat pamrih lainnya adalah yang bersifat abadi. Yaitu kecintaan terhadap kesempurnaan. Kesempurnaan yang timbul haruslah bersumber dari kebenaran. Mencintai kebenaran yang filosofis atau agamis merupakan penyempurnaan jiwa seseorang, sehingga kita dapat mengatakan bahwa derajat kesempurnaan jiwa seseorang tergantung kepada sejauhmana dia mencintai kebenaran. Yang mana jauh dekatnya cinta kepada kebenaran itu tergantung pula pada jauh dekatnya (kesungguhan) usaha yang dilakukan. Oleh karena kecintaan terhadap kebenaran merupakan penyempurnaan jiwa, dan karena jiwa merupakan suatu wujud yang bersifat abadi. Misalnya kecintaan kita kepada Allah, Nabi, Agama, al-Qur`an, dan lain-lain. Pamrih disini bisa merupakan keinginan terhadap balasan syurga atau dijauhkan dari siksaan neraka. Sedang pamrih yang berupa keberhasilan duniawi, seperti mengejar kekuatan-kekuatan batin yang dapat mempengaruhi orang lain, kekebalan, kesakitan, dan lain-lain, tidak dapat dimasukkan ke dalam golongan pamrih yang bersifat abadi ini. Dan bahkan yang lebih dekat kepada yang bersifat sementara.
Cinta kepada keindahan atau kebaikan pun dapat kita bagi menjadi dua: semu (tidak langgeng) danhakiki. Keindahan atau kebaikan semu, bermacam ragamnya. Salah satu dari yang terendah adalah keindahan yang bersifat khayali dan tidak hakiki. Keindahan hayali ini tidak jarang dapat dibantu dan didorong dengan benda-benda memabukkan semacam minuman keras, morfin, dan lain-lain. Keindahan semu lainnya ialah keindahan yang ada di alam ini (dunia). Agama menyebutkan dengan beberapa sebutan. Di antaranya adalah hiasan (zinah) dan permainan. Hiasan adalah pengindah sesuatu agar sesuatu itu menjadi perhatian. Jadi dia sendiri bukanlah sesuatu yang dijadikan perhatian dan sasaran. Sama halnya dengan ketika Anda berdandan rapi. Yang Anda inginkan adalah supaya orang lain memperhatikan atau menghormati Anda, bukan supaya orang lain menghargai pakaian Anda. Begitu pula dengan permainan. Ketika kita melihat anak-anak bermain, kita akan melihat bahwa mereka kadang-kadang menjual pelepah pisang sebagai daging dan membelinya dengan uang dari daun. Harga dan bahan, semuanya bersifat khayali.
Keindahan anak-anak ini dapat digolongkan ke dalam golongan pertama. Namun, keindahan dunia yang diibaratkan dengan main-main ini tergolong yang ke dua dalam contoh ini. Walaupun secara hakkikatnya, dihadapan Tuhan adalah sama. Keindahan yang ada di dunia ini adalah keindahan yang kita jadikan sendiri. Kita timang uangnya seperti anak-anak menimang daun, kita goreng dagingnya seperti anak-anak menggoreng pelepah pisang, dan kita bahagia karenanya sebagaimana mereka (anak-anak). Cinta terhadap keindahan-keindahan semacam ini sebenarnya sulit dilepaskan dari pamrih. Yakni suatu kelezatan yang diperoleh oleh jiwa pecintanya. Namun, kami perlu mempoinkannya sebagai poin tersendiri karena mungkin ada orang yang berkata bahwa mereka adalah pencinta dunia yang tanpa pamrih. Misalnya orang yang mencintai anaknya karena anaknya. Bukan karena mengejar kepuasan jiwanya.
Sedang keindahan hakiki adalah keindahan yang sebenarnya dan tanpa batas. Satu-satunya wujud yang tanpa batas adalah Allah swt. Allah juga bisa disebut sebagai keindahan. Karena kesempurnaan itu indah, dan Allah adalah sumber dari seluruh kesempurnaan terbatas (lihat makna kesempurnaan pada cinta kesempurnaan di atas). Cinta keindahan pada keindahan hakiki ini dapat dipisahkan dari pamrih apapun selain ia sendiri. oleh karenanya keindahan nyata, yang terbatas, yang bersumber dari diri-Nya, juga dicintai. Itu semua karena-Nya belaka. Orang yang sampai kepada tingkatan cinta pada tingkatan cinta tanpa pamrih ini, yakni kecintaan pada keindahan hakiki ini, tidak melihat dan merasakan keindahan dari semua yang ditatapnya, seperti keindahan alam,agama, nabi, al-qur`an, imam, dan lain-lain, kecuali ia menatap keindahan-Nya. Imam husain (as) pernah berkata “aku tidak melihat apapun kecuali ku lihat Dia sebelumnya, di dalamnya dan setelahnya.” Dan karena wajah yang dilihatnya maka semakin terpaut cintanya pada-Nya dengannya (wajah), dan ia melihat keindahan itu semakin dekat dengan-Nya. Dan harus diingat bahwa cinta ini tanpa pamrih atau apapun kecuali keindahan-Nya. Mungkin ini yang dimaksudkan para Imam (as) sebagai hamba yang bebas pencinta dan bersyukur. Bebas, karena ibadahnya didasarkan pada kecintaan pada-Nya, karena-Nya, dan pensyukur karena ibadahnya di atas didasarkan pada rasa syukur semata. Memang, mereka akan merasakan kelezatan dan kenikmatan batin. Namun, mereka mencintainya bukan karena kelezatan itu.
Secara akal (agama dan filosofis, mencintai keindahan merupakan merupakan suatu kemestian). Sebab membenci dan mendiamkannya tidak akan lepas dari sebab kebodohan. Begitu pula mencintai keindahan yang tidak hakiki, yang tidak dikembalikan kepada keindahan hakiki. Perlu ditambahkan di sini bahwa keindahan hakiki dapat diartikan sebagai keindahan mandiri. Yakni keindahan yang dari dirinya sendiri, atau keindahan yang tidak bersebab (Allah). Dengan ini maka bisa dikatakan bahwa, tidak mencintai keindahan mandiri dan tidak mencintai keindahan yang tidak mandiri adalah suatu kebodohan yang nyata dan keluar dari hikmah dan kebijakan.
Allah sebagai Maha Hakim dan bijaksana lebih utama untuk mencintai keidahan dan kesempurnaan. Akan tetapi, bagaimana bentuk (majazi), cinta Allah itu? Apakah cinta-Nya adalah hakikat zat-Nya, yakni tergolong sifat-zat, atau tidak, yakni tergolong sifat perbuatan? Dengan uraian yang telah berlalu, Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Di atas telah kami katakan bahwa Allah adalah hakikat keindahan. Oleh karenanya, maka Ia mestilah mencintai diri-Nya dan karena Ia mencitai diri-Nya, maka secara tidak langsung Ia mencintai pancaran sinar-Nya dan perbuatan-Nya, yakni seluruh makhluk-makhluk-Nya. Karena Ia mempunyai kesempurnaan makhluk-makhluk-Nya secara lebih sempurna. Pendeknya, Ia mencintai diri-Nya dan mencintai makhluk-Nya dari sisi kesempurnannya yang ada pada dirinya sendiri. Oleh karenanya Ia adalah cinta-Nya dan cinta-Nya adalah diri-Nya. Tidak ada beda antara kedua kata tersebut. Perbedannya hanyalah dalam pahaman kita sebagaimana maklum.
Akan tetapi, kadang kala kita menatap cinta-Nya terhadap makhluk-Nya yang nampak m
andiri. Di sini, cinta-Nya bukanlah diri-Nya. Karena pandangan mandiri terhadap makhluk itu telah menyebabkan penghubungan antara diri-Nya dan makhluk-Nya. Yakni menjadi cinta yang timbul dari penghubungan itu. Oleh karenanya maka kita menyatakan bahwa cinta-Nya. Ini jelas merupakan sifat yang kita buat sendiri dalam akal yang dikenal dengan Sifat-Perbuatan. Sifat ini tidak mempunyai eksistensi kecuali dalam akal. Dan satu-satunya cara untuk mengeksiskan sifat tersebut hanyalah dengan mengembalikannya pada Sifat-Zat. Yakni kepada cinta sifat di atas. Dan kalau dikembalikan kepada cinta-Nya, maka kita telah mengembalikan pada diri-Nya sendiri. Maka Dialah hakikat cinta itu.
andiri. Di sini, cinta-Nya bukanlah diri-Nya. Karena pandangan mandiri terhadap makhluk itu telah menyebabkan penghubungan antara diri-Nya dan makhluk-Nya. Yakni menjadi cinta yang timbul dari penghubungan itu. Oleh karenanya maka kita menyatakan bahwa cinta-Nya. Ini jelas merupakan sifat yang kita buat sendiri dalam akal yang dikenal dengan Sifat-Perbuatan. Sifat ini tidak mempunyai eksistensi kecuali dalam akal. Dan satu-satunya cara untuk mengeksiskan sifat tersebut hanyalah dengan mengembalikannya pada Sifat-Zat. Yakni kepada cinta sifat di atas. Dan kalau dikembalikan kepada cinta-Nya, maka kita telah mengembalikan pada diri-Nya sendiri. Maka Dialah hakikat cinta itu.
semoga arti cinta yang sesungguhnya ini mampu menghilhami jiwa Anda.
PENGERTIAN KASIH SAYANG
11.02
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta adalah perasaan sayang perasaan sayang, perasaan cinta/perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar/tidak sadar dari masing-masing pihak di tuntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling perhatian, saling percaya dan saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Pemberian kasih sayang dalam keluarga di bedakan :
(1) Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif
Dalam hal ini orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-materiil dengan sebanyak-banyaknya, dan si anaknya menerima saja, mengiyakan, tanpa memberikan respon. Hal ini menyebabkan si anak menjadi takut, kurang berani dalam masyarakat, tidak berani menyatakan pendapat, minder, sehingga si anak tidak mampu berdiri sendiri di dalam masyarakat .
(2) Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif
Dalam hal ini si anak berlebih-lebihan memberikan kasih sayang terhadap orang tuanya, kasih sayang ini diberikan secara sepihak, orang tua mendiamkan saja tingkah laku si anak, tidak memberikan perhatian apa yang di perbuat si anak.
(3) Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif
Disini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunya sendiri- sendiri, tanpa saling memperhatikan.Kehidupan keluarga sangat dingin, tidak ada kasih sayang, masing-masing membawa caranya sendiri, tidak ada tegur sapa jika tidak perlu.Orang tua hanya memenuhi dari hal materi saja.
(4) Orang tua bersikap aktif, si anak bersikap aktif
Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayangdengan sebanyak-banyaknya.Sehingga hubungan antara orang tua dan anak sangat intim dan mesra, saling mencintai, saling menghargai, saling membutuhkan.
PENGERTIAN KEMESRAAN
11.02
KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik pria wanita yang sedang di mabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan adalah salah satu perwujudan dari cinta.Kemesraan dapat menimbalkan daya kreativitas manusia.Dengan kemesraan orng dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
PENGERTIAN PEMUJAAN
11.02
PEMUJAAN
PENGERTIAN BELAS KASIHAN
11.02
Belas kasihan, welas asih, atau kepedulian adalah emosi manusia yang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain.
PENGERTIAN CINTA KASIH EROTIS
11.02
Dalam cinta kasih persaudaraan merupakan cinta
kasih antar orang yang sama dan sebanding.Sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadapa
orang lemah yang tanpa daya.Walaupun terdapat perbedaan besar antara keduanya tetapi
mempunyai kesamaan bahwa padahakekatnya cinta kasih tidak terbatas hanya seorang saja.
Berlawanan dengan 2jenis cinta kasihdiatas adalah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan
penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya
Cinta kasih erotis seringkali dicampur baurkan
dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuhcinta. Mulai dari pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba
atau sementara saja. Cintakasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan
rasa ingin lebih memiliki lebih.
Sumber :
http://ilmu-budayadasar.blogspot.com/2012/12/cinta-kasih.html
http://www.islamnyamuslim.com/2012/08/arti-cinta-menurut-pandangan-agama.html
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab4-manusia_dan_cinta_kasih.pdf
http://www.academia.edu/7332830/Ilmu_Budaya_Dasar_1
Senin, 27 Oktober 2014
PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR
Doa
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku,
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
Menyebut Kau penuh seluruh
CahayaMu panas suci
Tinggal kerdip lilin
di kelam sunyi
Tuhanku,
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku,
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku,
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
(Chairil Anwar: Deru Campur Debu)
MAKNA PUISI
Chairil Anwar mengawali puisinya ini dengan kata Tuhanku. Ini menguatkan judul puisi Chairil Anwar yang memang tengah memanjatkan doa kepada Tuhan aku lirik. Bahkan kata Tuhanku ini diulang-ulang Chairil sampai empat kali dan itu pun selalu berdiri sendiri tanpa didampingi oleh kata-kata lain. Ini dapat berarti dua hal, pertama, Tuhan tidak dapat disejajarkan dengan apa pun. Kedua, untuk memperkuat kekhusyukan aku lirik dalam berdoa.
Dalam termangu
Aku masih mengingat namaMu
Ini menunjukkan keteguhan hati aku lirik yang benar-benar mengingat Tuhannya, walau dalam termangu sekali pun. Untuk memperkuat hal itu, Chairil pun menambahkan biar susah sungguh/ menyebut kau penuh seluruh. Aku lirik, ketika menyebut nama Tuhannya, tak sedikit pun dalam pikirannya terbersit untuk memikirkan hal lain yang dapat merusak kedekatan dengan Tuhannya itu.
Bait pertama puisi ini juga dapat berarti prolog sebuah doa. Mengapa saya katakan sebagai prolog? Dalam setiap doa seorang hamba kepada Tuahnnya, pujian kepada Tuhan biasa diucapkan pendoa. Kembali kita ambil contoh orang Islam. Orang Islam biasa memulai doanya dengan ucapan alhamdulillah yang notabene merupakan pujian kepada Allah. Selanjutnya pendoa mengucapkan pujian-pujian lain dan terima kasih pendoa atas segala yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Sebuah awal yang mirip basa-basi. Barulah kemudian pendoa mengeluarkan keluhannya dan segala permohonan yang diinginkannya. Rupanya Chairil menghafal tata cara berdoa seperti ini yang merupakan cara berdoa konvensional dan berlaku bagi semua makhluk (manusia) di dunia. Ini dimaksud agar terjalin sinergitas dan kedekatan antara Tuhan dengan hambanya.
Tetapi, benar-benar ingatkah aku lirik pada Tuhannya? Manusia tidak pernah luput dari salah dan dosa. Begitu pula aku lirik. Ia pun pernah melakukan kesalahan yang menurutnya seakan-akan membuat ia merasa jauh dari Tuhannya. Bahkan cahaya Tuhan yang panas suci memancar hanya tinggal kerdip lilin saja pada aku lirik. Tertutup oleh dosa yang telah diperbuatnya itu.
Chairil sadar bahwa akibat dosanya itu ia seakan merasa bahwa ia sudah hilang bentukdan remuk. Ia tak mengenali dirinya lagi.
Akibat dari perbuatannya itu, ia merasa bahwa dirinya telah jauh dari Tuhannya. Aku mengembara di negeri asing kata Chairil melalui aku lirik, mengenang perbuatannya itu. Asing, karena apa yang dikerjakannya itu bertentangan dengan apa yang sudah diperintahkan Tuhannya.
Akan tetapi, bila sudah begitu, apakah aku lirik akan terus mengurung diri dalam kubangan dosanya? Tidak! Ia harus kembali kepada Tuhannya karena tidak ada tempat berpaling lagi jika bukan padaNya. Oleh karena itu, di akhir puisinya, Chairil menuliskan Di pintuMu aku mengetuk// Aku tidak bisa berpaling.
Memang seperti kita ketahui selama hidupnya, Chairil Anwar dikenal sebagai seorang sastrawan yang bohemian. Artinya, hidupnya terkesan hura-hura. Sehingga dari kehidupannya itu ia merasa bahwa ia telah melakukan kesalahan yang membuat ia merasa jauh dari Tuhannya. Inilah yang melatarbelakangi munculnya sajak Chairil Anwar berjudul “Doa” ini.
Sumber :
http://andiknight.blogspot.com/2014/02/puisi-kontemporer-dan-maknanya.html
Rabu, 17 Agustus 2011
SNSD
Kissing You lyrics
Doo doo roo~ doo doo doo
Kissing you baby~
Doo doo roo~ doo doo doo
Loving you baby~
[Seohyun] Jangnan seuruhn nuheh kiseueh gibooni choa
[Yoona] Giyuhbge saechimhan pyojuhng jiuhdo
[Taeyeon] Uhneu saenga naneun soongnyuh chorom nae ibsooreun
[Taeyeon] Sageunsageun geudae ireum booreujyo
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh marhago shipo
[Sunny] Gomawo saranghae haengbok man joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruhjoomyuh oosuhjwo
[Yuri] dal gom han saranghae giboon chohan hanmadi
Doo doo roo~ doo doo doo
Kissing you baby~
Doo doo roo~ doo doo doo
Loving you baby~
[Tiffany] Nooneul gamgo nuheh ibsooreh kiseureul hamyuhn
[Hyoyeon] Nae boreun pingkeubit moori deuruhdo
[Jessica] Nae maeumeun imi nuhmuhgago nae gaseumen
[Jessica] Doogeundoogeun shimjangsori deulijyo
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh marhago shipo
[Seohyun] Gomawo saranghae haengbok man joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruh joomyuh oosuhjwo
[Sooyoung] Dalkomhan saranghae giboon chohan hanmadi
[Sunny] Saranghae saranghae nuhmaneul saranghae haneul mankeum
[Taeyeon] Uhnjena haengbokhageh hwanhan ooseum joolgeh
[Jessica] Nuhmaneh sojoonghan yoja chingu yaksokhae
[Seohyun] Nuhneun nae yuhpeh itgo, nayeh doo nooneh itgo,
Nuheh poomanen hangsang naega isseurgeh (Jessica: naega isseurgeh~)
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh malhago shipo
[Taeyeon] Gomawo saranghae haengbokman joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruhjoomyuh oosuhjwo
[Tiffany] Dalkomhan saranghae giboon chohan hanmadi
[Jessica] Darkomhan sarangeh giboon chohan
[Seohyun]Saranghae hanmadi
Kissing you baby~
Doo doo roo~ doo doo doo
Loving you baby~
[Seohyun] Jangnan seuruhn nuheh kiseueh gibooni choa
[Yoona] Giyuhbge saechimhan pyojuhng jiuhdo
[Taeyeon] Uhneu saenga naneun soongnyuh chorom nae ibsooreun
[Taeyeon] Sageunsageun geudae ireum booreujyo
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh marhago shipo
[Sunny] Gomawo saranghae haengbok man joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruhjoomyuh oosuhjwo
[Yuri] dal gom han saranghae giboon chohan hanmadi
Doo doo roo~ doo doo doo
Kissing you baby~
Doo doo roo~ doo doo doo
Loving you baby~
[Tiffany] Nooneul gamgo nuheh ibsooreh kiseureul hamyuhn
[Hyoyeon] Nae boreun pingkeubit moori deuruhdo
[Jessica] Nae maeumeun imi nuhmuhgago nae gaseumen
[Jessica] Doogeundoogeun shimjangsori deulijyo
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh marhago shipo
[Seohyun] Gomawo saranghae haengbok man joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruh joomyuh oosuhjwo
[Sooyoung] Dalkomhan saranghae giboon chohan hanmadi
[Sunny] Saranghae saranghae nuhmaneul saranghae haneul mankeum
[Taeyeon] Uhnjena haengbokhageh hwanhan ooseum joolgeh
[Jessica] Nuhmaneh sojoonghan yoja chingu yaksokhae
[Seohyun] Nuhneun nae yuhpeh itgo, nayeh doo nooneh itgo,
Nuheh poomanen hangsang naega isseurgeh (Jessica: naega isseurgeh~)
[All] Geudaewa bareul matchoomyuh guhdgo, nuheh doo soneul japgo,
Ni uhddae-eh gidaeuh malhago shipo
[Taeyeon] Gomawo saranghae haengbokman joolgeyo Kissing you oh my love
[All] Naeireun ddaseuhan haetsal sogeh nuhneun nae yuhpeh noowuh
Saranghae norael boolruhjoomyuh oosuhjwo
[Tiffany] Dalkomhan saranghae giboon chohan hanmadi
[Jessica] Darkomhan sarangeh giboon chohan
[Seohyun]Saranghae hanmadi
Hanamatsuri
Hanamatsuri berarti "bunga Festival", adalah sebuah festival di musim semi ketika bunga berkembang tetapi alasan yang paling terkenal untuk hari ini adalah untuk merayakan ulang tahun Buddha Sakyamuni pada 8 April. Hal ini juga disebut Kanbutsue atau Goutane. Altar ini didirikan dan dihiasi dengan bunga-bunga di sekitar patung bayi Buddha. Amacha atau teh manis dituangkan di kepala Buddha.
Sifat festival sangat bervariasi dari daerah ke daerah, dan sering muncul untuk memiliki karakteristik festival musim semi yang lebih tua: mengusir setan atau berdoa untuk panen mendatang. Ini bukan hari libur umum
Hanamatsuri
Pada hari ini, di kuil-kuil Buddha, sebuah upacara yang menarik terjadi, Kanbutsu-e (潅 仏 会 - Yang Mandi Buddha). Berasal dari Cina, Kanbutsu-e pertama kali dibuktikan di Jepang pada tahun 606, di Nara. Di altar dihiasi bunga (hana Mido), melambangkan taman Lumbini, sebuah patung kecil Buddha, Tanjoubutsu (Kelahiran Buddha), ditempatkan dalam mangkuk logam dangkal.
Patung Buddha merupakan bayi, segera setelah lahir, ketika, menurut legenda, ia mengangkat, dan mengambil 7 langkah ke depan dan sambil menunjuk tangan kanannya ke langit dan tangan kiri ke bumi, ia berkata: "Saya sendiri merasa terhormat di surga dan di bumi" (Tenjou tenga yuiga dokuson - 天上 天下 唯我独尊).
Upacara recreates legenda bahwa pada saat lahir, Buddha ditaburi dengan parfum oleh dua Raja Naga, Ryuu. Versi lain dari legenda adalah bahwa hujan nektar lembut wangi mandi Buddha bayi. Jadi, para pengunjung kuil diundang untuk menuangkan pada teh patung manis, ama-cha, yang terbuat dari daun hydrangea.
Dan, dalam kesimpulan, berikut adalah haiku Matsuo Basho oleh, terinspirasi dari rusa bayi lahir pada Hari Buddha.
terjadi untuk dilahirkan pada hari ulang tahun Buddha rusa bayi!
Sifat festival sangat bervariasi dari daerah ke daerah, dan sering muncul untuk memiliki karakteristik festival musim semi yang lebih tua: mengusir setan atau berdoa untuk panen mendatang. Ini bukan hari libur umum
Hanamatsuri
Patung Buddha merupakan bayi, segera setelah lahir, ketika, menurut legenda, ia mengangkat, dan mengambil 7 langkah ke depan dan sambil menunjuk tangan kanannya ke langit dan tangan kiri ke bumi, ia berkata: "Saya sendiri merasa terhormat di surga dan di bumi" (Tenjou tenga yuiga dokuson - 天上 天下 唯我独尊).
Upacara recreates legenda bahwa pada saat lahir, Buddha ditaburi dengan parfum oleh dua Raja Naga, Ryuu. Versi lain dari legenda adalah bahwa hujan nektar lembut wangi mandi Buddha bayi. Jadi, para pengunjung kuil diundang untuk menuangkan pada teh patung manis, ama-cha, yang terbuat dari daun hydrangea.
Dan, dalam kesimpulan, berikut adalah haiku Matsuo Basho oleh, terinspirasi dari rusa bayi lahir pada Hari Buddha.
terjadi untuk dilahirkan pada hari ulang tahun Buddha rusa bayi!
Koinobori
Koinobori
Di Jepang, tanggal 5 Mei merupakan hari libur nasional yang dikenal dengan sebutan hari anak. Pada hari tersebut biasanya dilaksanakan perayaan untuk anak laki-laki. Mulanya, perayaan ini merupakan perayaan yang diselenggarakan pada jaman kuno China, namun di Jepang, perayaan ini mulai dilakukan pada jaman Nara ( 710 ~ 784 ). Dalam rangka merayakan pertumbuhan kesehatan anak laki-laki dan harapan agar dapat tumbuh berkembang dalam kehidupan, masyarakat Jepang memajang boneka pada bulan mei dan memancangkan koinobori, yaitu umbul-umbul berbentuk ikan karper atau koi. Sesuai dengan namanya Koinobori,yang artinya “Ikan yang memanjat".
Selain itu, mereka juga memakan kue tradisional seperti Chisaki, yaitu kue kukus yang terbuat dari kacang merah yang dibungkus daun bambu kecil serta kue kashiwamochi, kue ketan yang berisi selai kacang merah yang dibungkus dengan pohon Ek. Mereka juga membuat masakan musim semi seperti Takenoko Zushi (sushi dari rebung) disertai dengan meminum sake dari bunga iris. Bunga iris ini dikenal sebagai tanaman obat dengan kekuatan ajaib yang umumnya digunakan untuk menghalau dan mencegah kekuatan jahat. Bunga ini sering digunakan untuk pengganti payung, alas bantal dan untuk berendam di ofuro (bak mandi).
Pada pertengahan jaman Edo (1600 ~ 1867), terdapat kebiasaan di kalangan keluarga samurai yang dianugerahi bayi laki-laki yaitu memancangkan koinobori dan gambar kuda di depan pintu masuk. Tak lama kemudian, kebiasaan ini meluas hingga keluarga yang bukan samurai pun memancangkan koinobori bila lahir bayi laki-laki dalam keluarga mereka. Kebiasaan memancangkan koinobori bermula dari legenda ikan koi akan berubah menjadi naga dan terbang di langit bila mencapai air terjun Ryumon. Sejak dulu, ikan koi dipercaya sebagai ikan yang mendatangkan nasib baik. Ikan koi adalah ikan kuat yang tidak hanya bisa hidup di sungai beraliran jernih saja, tetapi juga di kolam dan di rawa.
Pada pemasangan koinobori, terdapat harapan agar sang anak akan tumbuh baik dan sukses tanpa peduli baik atau buruknya lingkungan. Pemikiran mengibarkan koinobori di langit biru sebagai wujud harapan suskesnya pertumbuhan anak laki-laki, merupakan kepekaaan khas yang hanya dimiliki oleh orang Jepang. Urutan pemasangan koinobori, pertama kali adalah memasang yaguruma, yang berperan sebagai jimat. Kemudian berurutan dipasang fukinagashi, magoi, dan higoi. Fukinagashi mempunyai arti sebagai keluarga. Sedangkan magoi, dengan ukuran besar yang berwarna hitam menggambarkan ayah. Higoiadalah ikan koi berwarna yang melambangkan perwujudan dari ibu. Setelah semuanya selesai dipasangkan, yang terakhir adalah memasang kogoi, yang mencerminkan jumlah anak laki-laki dalam keluarga tersebut.
- Ryūdama (bola naga)
- Bola yang bisa berputar dipasang di ujung paling atas tiang tempat mengibarkan koinobori.
- Yaguruma
- Roda berjari-jari anak panah yang dipasang di bawah ryūdama. Ryūdama dan yaguruma dipercaya sebagai pengusir arwah jahat.
- Fukiganashi
- Sarung angin berhiaskan panji-panji lima warna (biru, merah, kuning, putih, dan hitam) atau gambar ikan koi. Fukinagashi melambangkan 5 unsur (kayu, api, air, tanah, dan logam), dan dipercaya sebagai penangkal segala penyakit.
- Koinobori hitam (magoi)
- Koinobori berwarna hitam yang melambangkan ayah dikibarkan di bawah fukinagashi.
- Koinobori merah (higoi) dan koinobori warna lainnya
- Koinobori lain yang berukuran lebih kecil dikibarkan di bawah koinobori merah. Pada zaman sekarang, koinobori merah melambangkan ibu, koinobori biru melambangkan putra sulung, dan koinobori hijau melambangkan putra kedua.
Koinobori umumnya mulai dipancangkan pada 1 ~ 2 minggu sebelum tanggal 5 Mei. Pagi dipancangkan, malam diturunkan. Di Jepang, perayaan koinobori yang terkenal adalah “koinobori no kawawatashi” Manba, kota Kanna, perfektur Gunma dan “koinobori no kawawatashi” desa Towa perfektur Kochi.
Salah satu tempat di Jepang yang menyelenggarakan festival Koinobori yang terkenal yaitu di sungai Sagamihara. Daerah Sagamihara ini bisa ditempuh selama 2 jam dengan naik kereta dan bus dari Tokyo pusat. Banyak sekali peserta dan pengunjung pada festival Koinobori di sungai Sagamihara setiap tahunnya. Mereka berbondong-bondong datang bersama teman, pasangan dan keluarga untuk ikut dan menyaksikan festival Koinobori ini.Sebagaimana di Indonesia,setiap ada festival, acara perayaan di Jepang juga banyak terdapat pedagang kaki lima yang kebanyakan menjajakan aneka makanan dan masakan. Apalagi makan Takoyaki (Gurita bakar yang dibungkus tepung dan dikasih daun bawang), sambil melihat Koinobori,sungguh nikmat sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)


